“IKPRI Hadiri Forum Perkuatan KDMP Kementerian Koperasi dan LPDB Koperasi”
“IKPRI Hadiri Forum Perkuatan KDMP Kementerian Koperasi dan LPDB Koperasi”

“IKPRI Hadiri Forum Perkuatan KDMP Kementerian Koperasi dan LPDB Koperasi”

JAKARTA – Induk Koperasi Pegawai RI (IKPRI) menghadiri forum strategis yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi RI bersama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi. Pertemuan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif para mitra strategis LPDB dalam memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) melalui skema inovatif “Kakak Asuh”.

Acara yang berlangsung di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, pada Selasa (19/5) ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Menteri Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto Soedarmono. IKPRI, yang menjadi salah satu dari 16 koperasi mitra strategis yang diundang, diwakili langsung oleh Ketua Umumnya, Hj. Syahnas Rasyid.

Selain IKPRI, sejumlah koperasi besar nasional juga turut hadir, antara lain Kospin Jasa, Kopdit Obor Mas, KSP Berkat Bulukumba, KSPS Benteng Mikro Indonesia, KSP Makmur Mandiri, KSPPS Tamzis Bina Utama, hingga Koperasi Konsumen PSSB Pesantren Jawa Timur.

Memberantas Rentenir di Pedesaan

Dalam paparannya, Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, menegaskan bahwa KDKMP merupakan langkah nyata pemerintah untuk menghadirkan program pembiayaan mikro bagi masyarakat desa. Program ini sekaligus dirancang untuk memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat di tingkat akar rumput.

“Koperasi-koperasi besar yang sudah berpengalaman dan menjadi mitra LPDB kita harapkan dapat memberikan dukungan nyata melalui pilot project layanan simpan pinjam dan pembiayaan mikro. Target utamanya adalah mengurangi ketergantungan masyarakat desa terhadap rentenir dan tengkulak,” ujar Zabadi tegas.

Kolaborasi Lewat Skema “Kakak Asuh”

Sementara itu, Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto Soedarmono, mengajak seluruh mitra strategis untuk bersama-sama membangun sistem pembiayaan mikro yang murah, inklusif, dan berkelanjutan. Krisdianto sangat optimis bahwa kolaborasi dengan konsep pola “Kakak Asuh” ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan lembaga keuangan mikro di pedesaan.

“Hari ini menjadi momentum penting bagi kita dalam mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Terutama dalam penguatan unit simpan pinjam dan layanan lembaga keuangan mikro,” ungkap Krisdianto.

Ia menambahkan bahwa forum ini menjadi wadah penyamaan persepsi untuk merumuskan formula terbaik bagi keberhasilan program.

“Melalui forum ini kita bangun pemahaman bersama mengenai kebijakan dan pelaksanaan KDKMP dalam memperluas akses pembiayaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Kita upayakan skema yang paling tepat untuk mendukung keberhasilan program ini,” imbuhnya.

Mempercepat Pemerataan Ekonomi

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, LPDB, dan koperasi besar nasional seperti IKPRI, LPDB Koperasi optimistis ekosistem pembiayaan koperasi yang kokoh dan berkelanjutan dapat segera terbentuk. Berjalannya program KDMP ini diharapkan mampu mengakselerasi pemerataan ekonomi nasional yang berbasis koperasi dan berpihak penuh pada masyarakat desa. (PRIO)