Gelar RAT Tahun Buku 2025, GKPRI Sumut Didorong Lakukan Lompatan Kemajuan dan Jadi Contoh Tata Kelola
Gelar RAT Tahun Buku 2025, GKPRI Sumut Didorong Lakukan Lompatan Kemajuan dan Jadi Contoh Tata Kelola

Gelar RAT Tahun Buku 2025, GKPRI Sumut Didorong Lakukan Lompatan Kemajuan dan Jadi Contoh Tata Kelola

MEDAN – Koperasi Konsumen Gabungan Koperasi Pegawai RI (GKPRI) Provinsi Sumatera Utara sukses menghelat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Medan, Rabu (3/6). Agenda wajib organisasi ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus, pengawas, serta seluruh anggota untuk memaparkan kinerja kepengurusan GKPRI Sumut sepanjang satu tahun terakhir.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Induk Koperasi Pegawai RI (IKPRI), Hj. Syahnas Rasyid, SE., MM. Bersama Ketua GKPRI Sumut, H. Zainuddin Mars, beliau menyerahkan piagam penghargaan Koperasi Berprestasi kepada sejumlah anggota di kalangan GKPRI Sumut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja terbaik mereka.

Apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya RAT ini. Menurutnya, pelaksanaan RAT secara konsisten merupakan wujud kepatuhan terhadap amanat undang-undang sekaligus penerapan prinsip koperasi yang demokratis, transparan, dan akuntabel.

“Koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah. Kami berharap GKPRI Sumut mampu menjadi wadah yang efektif dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, memperluas kesempatan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ujar Gubernur dalam sambutan tersebut.

Peluang Besar Meningkatkan Kontribusi Ekonomi

Berdasarkan data Pemprov, saat ini jumlah koperasi aktif di Sumatera Utara telah mencapai 12.254 unit, di mana sebagian besar didominasi oleh koperasi konsumen dan produsen. Koperasi konsumen sendiri menempati porsi terbesar, yaitu sekitar 40% dari total koperasi yang ada.

Meski kuantitasnya besar, kontribusi koperasi terhadap perekonomian daerah saat ini tercatat masih berada di kisaran 0,95%. Angka ini menunjukkan bahwa ruang untuk tumbuh dan berkembang masih sangat terbuka lebar.

Sebagai perbandingan, di berbagai negara maju, kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mampu mencapai 10%. Oleh karena itu, Pemprov Sumut menilai peningkatan kualitas, produktivitas, dan kontribusi nyata koperasi lokal masih perlu terus diimbangi.

Ajakan Transformasi Menuju Koperasi Modern

Menutup sambutannya, Gubernur Bobby Nasution mengajak seluruh gerakan koperasi di Sumatera Utara, termasuk GKPRI Sumut, untuk berani melakukan transformasi dan lompatan kemajuan. Koperasi masa kini dituntut untuk tampil lebih produktif, profesional, dan inovatif.

Koperasi konsumen diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat distribusi kebutuhan anggota yang jauh lebih efisien. Melalui tata kelola yang baik (good governance) dan pengembangan usaha yang berorientasi pada kebutuhan anggota, GKPRI Sumut diharapkan dapat menjadi role model (contoh) bagi koperasi-koperasi lainnya di Sumatera Utara dalam memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan berkelanjutan. (PRIO)