JAKARTA – Dalam rangka memperingati hari jadi ke-71, Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKPRI) mengadakan ziarah ke makam Prof. Sumitro Djojohadikusumo di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta, Rabu (21/10).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi IKPRI yang jatuh pada 15 Oktober. Ziarah tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan kontribusi Prof. Sumitro Djojohadikusumo dalam perjalanan serta perkembangan IKPRI, khususnya dalam mendorong modernisasi koperasi pegawai di Indonesia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum IKPRI Hj. Syahnas Rasyid, Ketua I H. Bambang Suhardijo, Ketua II H. Suparno, Sekretaris IKPRI H. Zaenal Arifin, dan Bendahara H. Hadi Suryadi.
Turut hadir jajaran Pengawas IKPRI, yakni H. Mahadi Bahtera, H. Baharuddin Tanriwali, dan Romanus Ndate. Kegiatan ini juga dihadiri Komisaris Daerah H. Zainuddin Mars, H. M. Darwis dan H. Mustamar, serta jajaran manajemen dan sejumlah karyawan IKPRI.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Umum IKPRI Hj. Syahnas Rasyid, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama di makam Prof. Sumitro Djojohadikusumo dan tabur bunga.
Suasana khidmat mewarnai kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum terhadap gerakan koperasi.
Prof. Sumitro Djojohadikusumo merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah IKPRI. Ia tercatat menjabat sebagai Ketua Umum IKPRI selama empat periode, yakni pada 1981–2001.
Selama masa kepemimpinannya, pemikiran dan kiprahnya menjadi bagian penting dari perjalanan IKPRI dalam mengembangkan koperasi pegawai agar semakin modern dan mampu menjawab tantangan zaman.
Ayahanda Presiden Prabowo Subianto tersebut dikenal sebagai ekonom terkemuka Indonesia yang memiliki perhatian besar terhadap pembangunan ekonomi nasional, termasuk penguatan koperasi sebagai salah satu pilar perekonomian rakyat.
Bagi keluarga besar IKPRI, Prof. Sumitro bukan sekadar mantan Ketua Umum, melainkan juga sosok yang dikenang atas kontribusinya dalam mendorong modernisasi koperasi pegawai Republik Indonesia.
Warisan pemikiran dan pengabdiannya menjadi pengingat akan pentingnya kepemimpinan, profesionalisme, serta komitmen dalam membangun koperasi yang kuat dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ziarah ini, IKPRI berharap semangat pengabdian para pendahulu dapat terus menginspirasi seluruh jajaran pengurus, pengawas, manajemen, dan anggota untuk melanjutkan perjuangan membangun koperasi yang profesional, amanah, inovatif, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggotanya.
Peringatan hari jadi ke-71 ini sekaligus menjadi momentum bagi IKPRI untuk memperkuat komitmen dalam melanjutkan cita-cita para pendiri dan tokoh yang telah meletakkan fondasi bagi perkembangan koperasi pegawai di Indonesia.(PRIO)